Belajar
Design Grafis Menggunakan
Adobe
Photoshop Untuk Pemula
Belajar Design sangat menyenangkan,
terutama bagi para pemula yang memiliki jiwa seni dengan rasa
penasaran yang tinggi. Tidak menutup
kemungkinan juga agan-agan dapat penghasilan dari design grafis, apalagi
dalam era digital sekarang, tentu design grafis sudah bisa dikatakan salah satu
kebutuhan utama.
Kenapa bisa seperti itu?
Salah satunya adalah, bagian kalangan usaha
kecil maupun usaha kalangan menengah keatas, sangat membutuhkan yang nama
seorang design, dah banyak yang perusahaan yang menggunakan jasa design luar, itu disebabkan salah satu kebutuhan utamanya untuk pemasaran. Tidak jauh-jauh
dari namanya design alat promosi antara lain Brosur, Baliho, Spanduk,
iklan gambar di sosmed dll,
Untuk itu Agan-agan bisa mencari berbagai
informasi dan tutorial design di kakek Google dengan
sangat mudah, ada yang berbayar dan ada juga gratis. Tanpa perlu kursus, bahkan
bisa belajar secara otodidak atau tanpa guru yang nyata sekalipun untuk
bisa menjadi seorang ahli desain.
Adobe Photoshop adalah salah satu standar industri design
grafis saat ini. Sangat banyak kalangan Profesional menghasilkan karya editing
dan manipulasi Foto yang luar biasa dengan bantuan photoshop.
Ganti Background, Manipulasi Foto, User Interface, membuat rancangan Design Web, Gambar 3D,
Membuat Logo dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan dengan Photoshop.
Menu Utama
Untuk
Mengawali sebaiknya Anda harus mempelajari Menu
Utama yang berada dibagian atas program Photoshop. Sebenarnya hampir sama
dengan program-program lain, yang memiliki fitur menu utama, demikian pula
Adobe Photoshop. Menu utama Photoshop diantaranya adalah File, Edit, Image,
Layer, Select. Filter, View, Window dan Help.
Berikut
adalah tetang sedikit penjabaran fungsi dari setiap menu, antara lain:
Ø
Menu
File, digunakan untuk langkah-langkah awal dan langkah akhir dalam pengeditan
foto, karena disana Anda bisa memiliki membuka lembar kerja baru, mengimpor
foto, Open As, Browse, Save, Save As, proses print, Exit dan lain-lain. Mungkin
menu File Photoshop hampir sama dengan Office Button pada Microsoft Word.
Ø
Menu
Edit, digunakan untuk langkah-langkah pembantu pengeditan, karena disana ada
pilihan Cut, Copy, Undo, Stroke, Paste, Free Transform, Fill, Clear dan masih
banyak lagi yang lain. Pada menu Edit hampir sama dengan fitur dasar pada
aplikasi Paint.
Ø
Menu
Image, adalah menu yang dapat digunakan untuk mengolah foto sedemikian yang
kita inginkan. Opsi yang paling utama pada menu Image adalah Adjustment dimana
Anda bisa mengatur tingkat warna, kecerahan, exposure, kontras, maupun mengubah
seluruh komposisi warna dengan beberapa opsi seperti Equalize, Posterize dan
lain-lain. Selain itu pengaturan rotasi dan ukuran foto juga terdapat pada menu
Image, dengan opsi Image Sizes dan Rotate Canvas.
Ø
Menu
Layer, hampir sama dengan menu Image dimana kita bisa mengolah gambar baik itu
dari warna, tingkat kecerahan, exposure, kontras dan lain-lain. Namun
pengaturan pada Layer tersebut bukan untuk foto utama melainkan untuk lembar
Layer. Pengertian Layer bisa dilihat pada bagian bawah artikel ini.
Ø
Menu
Select, digunakan untuk pengolahan select (memilih), baik itu dengan opsi
Select All, Deselect (membatalkan Select), Reselect, Inverse untuk mengganti
bagian yang tidak terselect untuk terselect dengan metode yang hampir sama
seperti Invert color, dan lain-lain. Opsi diatas adalah yang paling sering
digunakan.
Ø Menu Tipe, salah satu fitur baru yang
menakjubkan di Photoshop , yang telah dirilis sebagai versi beta gratis
baru-baru ini, adalah fitur Type Styles. Fitur ini untuk menentukan gaya teks,
untuk kedua paragraf dan karakter. Ini berarti Anda dapat mengubah tampilan
teks yang Anda miliki dengan mudah dan cepat. Penghemat waktu nyata saat
bekerja dengan banyak lapisan teks atau blok teks besar dalam sebuah file.
Ø
Menu
Filter, untuk mengolah foto untuk dirubah komposisi karena terdapat fitur
Extract dimana opsi tersebut bisa digunakan untuk memisahkan warna yang
berbeda. Selain itu pada menu Filter terdapat opsi untuk memberi efek-efek pada
foto lewat Artistic, membuat foto kabur dengan Blur, memper halus foto dengan
Noise (Reduce Noise), serta efek-efek lain. Menu Filter juga sering digunakan
untuk menaruh plugin yang masih berhubungan dengan efek-efek.
Ø
Menu
3D, digunakan untuk membuat tampilan teks atau gambar ke tampilan 3 dimensi,
yang menghasilkan fitur gambar atau text terlihat nyata
Ø
Menu
View, digunakan untuk fitur tampilan, dengan yang utama adalah fitur Zoom in,
Zoom out, Fit on Screen, mengatur Screen mode, Actual Pixel dan lain-lain. Menu
ini jarang dipakai karena opsi tersebut bisa diakses menggunakan tombol
shortcut pada keyboard.
Ø
Menu
Windows, digunakan untuk mengatur apa saja kotak yang akan ditampilkan. Kami
merekomendasikan kotak Layer, History dan Tools adalah yang terutama untuk
ditampilkan. Atau akan lebih baik jika kotak Action juga ditampilkan apabila
memilikinya.
Ø
Menu
Help, menu yang cukup jarang diakses karena hanya berisi konten informasi
tentang Photoshop serta produk baru.
Layer
Pengertian Layer adalah sebuah object terpisah dari background
dan layer-layer tersebut bisa proses tanpa menggangu object background maupun
layer yang lainnya.
Sebagai
contoh Anda mengolah foto Anda sendiri, dan kemudian ingin menambah tulisan.
Anda bisa menambah tulisan melalui Layer, pilih tanda T pada menu Tools maka akan
tersedia Layer tambahan (Layer 1) diatas layer Bakcground (foto utama). Jika
Anda hanya sedang mengedit Layer 1, maka Background (foto utama) tidak akan
terpengaruh dan sebaliknya. Anda bisa memakai Layer dengan jumlah yang banyak
sesuai kebutuhan dan manfaatkan manu Layer seperti yang sudah dijelaskan
diatas. Setelah selesai pengeditan, langkah untuk mempersatukan seluruh Layer
menjadi satu keutuhan foto, Anda bisa klik menu Layer, dan pilih Flatten Image.
Layer-layer akan menghilang, hanya background yang tersisa.
Demikian
dulu kita memperkenalkan Menu Utama dan Layer, untuk langkah selanjutnya kita
akan mempelajari garis besar mengenai Menu
Tools
Semoga
Artikel ini bermamfaat bagi Anda.